greeting

Rabu, 12 September 2012

It’s Too Hard Being Manager ^^ -PART 1


“Hyung…celana ku dimana ??” wajah MIR tampak begitu kesal waktu ia menyadari celana panjang kesayangannya raib entah kemana. Dengan raut wajah yang hampir menangis ia mengais pakaian kotor yang tertumpuk di sudut ruangan.
“Seung Ho-ah…Kemeja ku yang motif bunga-bunga kau simpan dimana??” Dari lantai dua suara merdu G.O tak kalah nyaring meneriaki Seung Ho, sama dengan MIR G.O dibuat kesal dengan menghilangnya kemeja bunga-bunga yang ia beli di Paris.
Sementara di ruangan lainnya Joon tak kalah sibuk membongkar lemari loker tempat menyimpan kaos kaki, hampir seluruh koleksi kaos kaki yang ia miliki di bongkar dan ia teliti satu-satu namun ia tak menemukan kaos kaki kesayangannya, yaitu kaos kaki bergambar wajah salah satu member Girls Band, Hyuna.
Satu lagi member MBLAQ yang juga kelabakan pagi itu, Cheondoong juga tak mau kalah sibuknya mencari sesuatu bahkan sangking sibuknya ia sudah berada dibawah kolong tempat tidur mencari kaos bergambar Hello Kitty, sebenarnya kaos itu udah buluk dan mulai pudar warnanya tapi karena itu pemberian fanboy makanya cheondoong bela-belaiin pakai baju itu. Diantara kesibukan para member pagi itu, hanya Seung Ho yang tampak tidak bermasalah dengan dresscode dan atributnya pagi itu. Ia bahkan duduk manis di depan LCD dan mengenggam stick PS. Bibirnya yang chubby sexy merah delima…lima…lima itu sesekali mengkerucut menikmati games dan ini adalah best moment yang tidak bisa diganggu oleh siapapun. Termasuk member yang lain dan meskipun panggilan meraka diacuhkan oleh Seung Ho mereka tidak berani marah, tapi pagi itu berbeda karena tak ada jawaban dari Seung Ho maka para member MBLAQ lainnya kompak serempak berteriak
“HYUNGGGG!!!!” tanpa ragu-ragu MIR, G.O, Joon, dan Cheondoong, berteriak dengan pose masing-masing. Sontak Seung Ho memejamkan matanya bukan karena teriakan mereka merdu lalu tertidur, Seung Ho kaget luar biasa wajahnya perlahan berubah merah dan berdiri dari duduk manisnya. Seung Ho memperhatikan satu persatu membernya, mulai dari MIR yang dengan pose megangin kaos singlet putih dekil, MIR mundurin 3 langkah dapat tatapan ganas Seung Ho, lanjut ke Joon yang langsung menutup pintu kamar, karena buru-buru jarinya kejepit pintu, Seung Ho kemudian mendongak ke lantai atas, disana G.O dengan santainya melambaikan tangan ke arah Seung Ho, tibalah giliran Cheondoong. Seung Ho perlahan mendekat ke arah Cheondoong Cuma berjarak kira-kira 30 cm mata Seung Ho bener-bener siap menerkam Cheondoong, dan tatapan matanya Seung Ho di sambut senyum hello kitty oleh Cheondoong sampai akhirnya Seung Ho hanya bisa menghela nafas panjang.
“MIR celana mu ada dilemari dapur, Joon kaos kaki mu di dalam microwave” bergegas MIR dan Joon menuju ke arah yang ditunjuk Seung Ho.
“Yaa !!! G.O-ah…kau bilang baju kemeja bunga-bunga??? Cari di bawah kasur ku, dan perhatikan apakah itu benar-benar gambar bunga??” segera G.O berlari ke kamar Seung Ho dan mengangkat kasur Seung Ho dan sebuah kemeja ada disana tapi bukan motif bunga-bunga namun motif cewek-cewek pakai bikini bunga-bunga.
“ Dongie-ah…jangan pernah menyimpan kaos di rak sepatu “ ucap Seung ho sembari menunjuk ke arah rak sepatu. Satu persatu mereka kemudian bisa tersenyum mendapatkan barang yang mereka cari. Namun Seung Ho hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat para member MBLAQ yang sering menyimpan barang bukan pada tempatnya.
“Kalian benar-benar membuat ku pusing, keterlaluan!!! berapa kali ku bilang jaga barang kalian masing-masing, kita sudah tidak punya manager pribadi lagi, jadi jangan seenaknya” Seung Ho memulai pidatonya sambil melanjutkan nge-game. Dan tampaknya para member tidak begitu memperdulikan.
“al gess-eo?” tanya Seung Ho dengan sedikit nada penekanan, namun sama sekali tidak ada jawaban Seung Ho mengerlingkan matanya mencari tahu apa yang sedang mereka lakukan.
“YAAA…!!! NEO ASEYO ???!!!!” dan kali ini keluarlah suara petir Seung Ho.
“NDE….!!!” Jawab member yang lain bersamaan.
“AISHHH jeongmal michyeo, kalian benar-benar membuat ku gila !!!”
====
Jam studio menunjukkan pukul 23.00 malam, hampir 6 jam MBLAQ fokus dengan latihan dance mereka ya…walaupun banyak gak seriusnya juga latihannya tapi latihan kali ini benar-benar menguras tenaga apalagi untuk Joon yang saat itu diberi tugas untuk membeli makanan dan minuman. Karena Leader yang mengeluarkan perintah maka Joon tidak bisa menolaknya, setengah jam menunggu di studio akhirnya Joon datang dengan kantong belanjaan yang isinya makanan semua.
“Sejak Kevin Hyung pindah tugas, aku menjadi susah mengatur kebutuhan ku saat perform” G.O membuka pembicaraan.
“Nado…semua kebutuhan ku menjadi kacau dan tidak teratur” MIR menimpali
“Dan yang membuat aku kesal, kita harus berbagi tugas menyiapkan makanan seperti ini, benar-benar merepotkan” ucap Joon kesal
“Nado..nado…aku menjadi sering tidur di luar kamarku, karena kebiasaan berjalan sambil tidur kalau Kevin Hyung masih ada pasti dia yang mengembalikan ku ke kamar ku” Cheondoong pun bersuara.
“Aku rasa kita harus memiliki manager pribadi lagi, iya kan??” G.O mulai memberikan jalan lurus pada sebuah solusi mengisi kekosongan posisi manager pribadi.
“dong-ui, aku setuju!!” jawab MIR langsung yang diikuti anggukan kepala member yang lain.
“dan kalau perlu manager pribadi kita adalah Yeoja…”
“Sangat Setuju “ sejenak studio MBLAQ riuh oleh ocehan para member MBLAQ yang mendukung 100% usulan G.O untuk mencari seorang perempuan menjadi manager pribadi mereka. Tiba-tiba G.O terdiam, ia merasa keriuhan saat itu terasa sangat kurang, matanya memperhatikan satu persatu member MBLAQ dan ia menyadari jika Seung Ho tidak ada bersama mereka saat itu, bahkan mereka tidak tau kemana perginya leader mereka.
“kemana perginya SeungHo ??” tanya G.O melongo.
“Nan molla” jawab Joon singkat sembari melanjutkan memakan semangkuk ramen panas yang ia beli. Sementara yang lain melanjutkan makan, G.O masih penasaran dimana keberadaan Seung ho saat ini, ia pun kemudian beranjak dari studio.
“Hyung…eodieseo?” Tanya MIR yang melihat G.O bergegas meninggalkan ruangan latihan, namun sama sekali G.O tidak menggubris pertanyaan MIR, sementara Cheondoong dan Joon masih asyik makan ramen dan membicarakan jika saja mereka memiliki manager probadi seorang perempuan. G.o berjalan hati-hati mendekati sebuah ruangan yang jaraknya tidak jauh dari ruangan latihan, pintu ruangan itu setengahnya terbuat dari kaca sehingga ia bisa melihat secara langsung apa yang terjadi di dalam ruangan itu. G.O kemudian mengurungkan niatnya untukmasuk ke ruangan itu, ia mencium suasana kurang enak di dalam dimana Seung Ho dengan wajah dinginnya melirik ke arah manager MBLAQ yang masih sibuk dengan ponselnya. G.O menempelkan telinganya di pintu kaca itu berharap ia dapat mendnegar pembicaraan dari dua makhluk tuhan yang katanya sexy itu.
“Kami butuh manager pribadi sekarang juga” Seung Ho langsung menodong manager Hyung sesaat ia menutup ponselnya.
“Ya…sudah berapa kali aku katakan bahwa ini tidak mudah, aku tidak bisa merekrut orang sembarangan untuk jadi manager kalian” keluh Manager hyung di hadapan Seung Ho namun tatapan Seung Ho saat itu membuat Manager Hyung sedikit takut.
“Wae…wae.. ?? kenapa kau melihat ku seperti itu??”
“Hyung…aku benar-benar gila menghadapi para member itu, kau pikir mudah melayani mereka, jadwal kami padat dan beberapa bulan ini menjadi kacau” manager Hyung terdiam mendengar kalimat Seung Ho yang benar-benar tidak ingin di debat dan apa yang menjadi keinginannya harus terlaksana.
“Dan lagi pula aku ini leader aku tidak ingin melihat para member ku terlantar dan tidak ada yang mengurus kebutuhan kami, aku minta besok pagi kami sudah harus mendapatkan manager pribadi” tambahnya
“YA…!!! neo michyeoss-eo? ? besok pagi ??” Seung Ho membelalakan matanya ke arah Manager Hyung yang artinya “Aku tidak mau tau”
“geulae .. al-ass-eo al gess-eo, besok pagi kalian akan dapat manager pribadi yang baru”
“OK…aku tunggu besok, kanta” Seung Ho beranjak dari hadapan manager hyung begitu juga G.O yang langsung berlari menuju ruangan latihan, ia tidak sabar memberitahu kepada member lainnya kaabr yang baru saja ia terima.
===
Manager Hyung menggaruk kepalanya yang sebesar semangka itu, ia kebingungan untuk memutuskan siapa yang akan menjadi manager pribadi MBLAQ selanjutnya karena memang kandidatnya belum ada.
“permisi…” Manager Hyung kemudian membalikkan badannya, matanya terhenti sejenak pada sosok perempuan yang muncul dihadapannya. Matanya yang sipit melebar beberapa cm meneliti perempuan yang saat itu datang dengan tumpukan kertas dan wajah yang sma sekali tidak seperti hangguk saram.
“Permisi…” perempuan itu mengulangi sapaannya
“Ah…oh…aaada yang bisa dibantu??” jawab manager Hyung terbata-bata.
“Maaf malam-malam menganggu, saya hanya mau menyerahkan report harian perusahaan ini” ucap gadis itu dengan lugas dan menyerahkan tumpukan kertas kepada Manager Hyung.
“Untuk besok sepertinya kita akan sangat sibuk, ada 3 acara music show untuk MBLAQ, lalu interview dengan beberapa radio, kemudian latihan seperti biasa dan juga jangan lupa untuk fitting baju untuk persiapan show case mereka” gadis itu menjelaskan dengan sangat detail.
“dan saya sudah menghubungi beberapa designer untuk segera membuatkan dresscode MBLAQ yg baru dan juga sudah ada beberapa designer yang menyerahkan design mereka dan sudah saya susun dalam Map ini, silahkan dilihat” gadis itu menyerahkan map berwarna merah kepada manager hyung yang tertegun melihat gadis itu.
“oh.. gamsahabnida” Manager Hyung kemudian membuka map itu dan meneliti design yang dikirim oleh para perancang busana, namun sesekali matanya melirik ke arah gadis yang ada dihadapannya.
“Siapa namamu??”
“Eh…” gadis itu melongo
“Siapa namamu ?? rasa-rasanya aku baru melihat mu hari ini” tanya manager Hyung sambil terus meneliti design baju MBLAQ.
“oh..nama saya Lhea, saya baru dua hari magang di perusahaan ini”
“oh…jadi kamu anak magang” Lhea menganggukan kepalanya. Manager Hyung menganggukan kepalanya dan tersenyum lebar dan terlihat sangat puas.
“Oke…terima kasih atas kerja keras mu hari ini, jam berapa biasanya kau berangkat ke kantor??”
“Jam 7 pagi saya sudah harus berada di kantor” jawab Lhea pasti
“ aku minta ka besok datang lebih pagi, jam 6 pagi. Oke ??”
“MWO ???!!! jam 6 pagi??” Lhea membelalakan matanya
“Ya…kau jangan melotot begitu” protes Manager hyung.
“Kenapa saya harus datang sepagi itu?”
“Sudahlah jangan banyak tanya besok kau akan tau..oke, sekarang silahkan pulang” dengan wajah yang masih tampak bingung Lhea meninggalkan ruangan kerja itu, ia pun tidak berani banyak bertanya.
“Baiklah…aku benar2 genius, ya…MBLAQ bersiaplah dengan manager baru kalian”
------To Be Countinue-------

1 komentar: